Masa Subur Wanita

5 Tanda-Tanda Masa Subur Wanita

//

Tanda-Tanda Masa Subur Wanita

Bagi seorang wanita, kesuburan mereka pada umumnya dimulai sekitar umur 12 hingga 48 tahun. Anda sendiri sudah mengetahui masa subur anda? Jika belum, informasi cara cepat hamil berikut akan membahas mengenai tanda-tanda masa subur wanita. Semoga tips sederhana ini bisa membantu:

5 Tanda-Tanda Masa Subur Wanita

1. Siklus Menstruasi

Siklus Menstruasi

Wanita yang memiliki siklus menstruasi teratur setiap bulannya biasanya mereka sangat subur. Setiap siklus haid dimulai pada hari pertama keluarnya bercak merah hingga hari sebelum menstruasi berikutnya. Siklus menstruasi normal biasanya berlangsung selama 28-30 hari. Nah, siklus menstruasi normal ini dapat dijadikan tanda-tanda pertama untuk mengenali apakah seorang wanit tersebut subur atau tidak.

2. Alat Tes Ovulasi

Alat Tes Ovulasi

Alat untuk mencatat kesuburan (ovulation thermometer) juga bisa dijadikan sarana untuk melacak kesuburan seorang wanita. Termometer kesuburan bekerja dengan mencatat perubahan suhu basal tubuh ketika wanita mengeluarkan sel telur yang siap untuk dibuahi. Jika benih sel telur keluar, maka termometer akan mencatat kenaikan suhu tubuh hingga 0,2 derajat celcius yang berlangsung selama 10 hari. Namun apabila tidak ada perubahan suhu badan pada saat masa subur, itu artinya wanita tersebut tidak subur.

3. Dilakukan Tes darah

Tes Darah

Untuk wanita yang memiliki siklus menstruasi tidak teratur, misal menstruasi datangnya 3 bulan sekali atau bahkan 6 bulan sekali, maka wanita mengalami hal seperti ini mereka biasanya tidak subur. Jika kondisinya seperti ini, tes darah mungkin perlu dilakukan untuk mencari tahu apa penyebab tidak normalnya siklus menstruasi tersebut. Manfaat tes darah ini adalah untuk mengetahui kondisi hormon yang memiliki peran terhadap kesuburan seorang wanita.

4. Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan Fisik

Selain itu, mengetahui apakah seorang wanita itu subur atau tidak dapat dilihat dari organ tubuhnya. Organ tubuh seperti payudara, organ reproduksi, maupun kelenjar tiroid pada leher. Hormon tiroksin yang dikeluarkan oleh kelenjar tiroid secara berlebihan dapat mengganggu proses pelepasan sel telur. Pemeriksaan payudara ditujukan untuk mengetahui kandungan prolaktin, yang mana jika kandungnnya terlalu tinggi maka akan mengganggu proses pengeluaran ovum / sel telur. Sedangkan sistem reproduksi juga perlu diperiksa untuk mencari tahu apakah sistem reproduksinya normal atau tidak.

5. Rekam Medis

Rekam Medis

Bagi wanita yang pernah punya pengalaman keguguran, entah disengaja maupun tidak, mereka lebih berpeluang untuk terjangkit kuman di saluran reproduksinya. Kuman-kuman tersebut dapat mengakibatkan kerusakan serta pernyumbatan pada saluran reproduksi. Oleh sebab itu, rekam medis wanita yang pernah mengalami keguguran juga perlu diperhatikan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s